indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Pelindo III Tambah Alat Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Intan

INDONESIA SHIPPING LINE.COM (CILACAP) –Untuk meningkatkan pelayanan kegiatan bongkar muat, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III gencar melakukan investasi. Investasi kali ini dilakukan untuk menunjang dan meningkatkan produktivitas bongkar muat khususnya curah kering di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, melalui pengadaan alat bongkar muat jenis ship grab yang sudah mulai beroperasi pada Januari 2015 lalu.

 

“Investasi ini didasari atas arus bongkar muat khususnya komoditi curah kering yang terus meningkat. Nilai investasi yang dikeluarkan oleh Pelindo III untuk pengadaan keempat alat tersebut mencapai Rp 1,66 miliar,” tutur Djumadi General Manajer Pelindi III Cabang Tanjung Intan Cilacap.

Sedianya kata GM, empat unit ship grab tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Intan, terutama untuk meningkatkan produktivitas handling curah kering. ”Kapasitas masing-masing ship grab mencapai 10 ton. Beberapa program pengembangan lain juga telah disiapkan oleh manajemen Pelindo III untuk menata Pelabuhan Tanjung Intan hingga tahun 2018 mendatang,” ujarnya.

Investasi Pelabuhan Tanjung Intan menurut GM, terbagi dalam empat tahapan, pertama (tahun 2014) pengembangan dilakukan dengan melaksanakan perbaikan struktur dan fender dermaga I, II, III, VI, dan Wijayapura, pembuatan dua unit dolphin dermaga VI, pengadaan ship grab kapasitas 10 ton yang telah terealisasi dan chassis pengangkut perlengkapan bongkar muat, pembuatan dua unit bucket kapasitas 15 ton, pembuatan satu set rampdoor.

Selanjutnya pada tahap II (tahun 2015) dengan pemasangan coating katodik protection pada tiang pancang baja di Dermaga Wijayapura guna optimalisasi dan revitalisasi aset, penyiapan lapangan penumpukan
seluas 1 hektar guna pengembangan fasilitas terminal, pengembangan terminal general cargo
seluas 1 hektar, pengadaan satu unit forklift kapasitas 10 ton untuk pengembangan fasilitas penunjang, pengerasan lapangan penumpukan 101-102 dan ex-ISN untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan daya dukung lapangan penumpukan. Sedangkan tahap III (tahun 2016-2017) yaitu pengerukan kolam pelabuhan, revitalisasi Dermaga IV dan penyambungan dengan dermaga III. Kemudian tahap IV (tahun 2018) yaitu pengadaan dua unit RMGC di Dermaga 3.

Upaya-upaya tersebut diharapkan membantu kinerja dan produktivitas pelayanan bongkar muat dapat semakin meningkat, sehingga Pelabuhan Tanjung Intan dapat semakin optimal dalam mendukung pembangunan perekonomian Provinsi Jawa Tengah.

Ditempat terpisah, Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto mengatakan bahwa berdasarkan data Pelindo III, realisasi arus barang sepanjang tahun 2014 di Pelabuhan Tanjung Intan untuk curah kering mencapai 4.343.713 ton, lalu untuk general cargo sebesar 434.746 meter kubik, dan untuk curah cair BBM (Bahan Bakar Minyak) hingga sejumlah 21.765.747 ton/liter. Sementara arus kapal di pelabuhan yang berlokasi di pesisir pantai selatan Jawa tersebut tercatat 1.820 kapal atau setara dengan 23.646.955 GT (Gross Tonnage).

“Pada tahun 2015 ini Pelindo III berencana melakukan investasi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap sedikitnya Rp. 20 miliar untuk melakukan peningkatan bangunan dan fasilitas pelabuhan serta pengadaan peralatan bongkar muat, sehingga diharapkan akan meningkatkan pelayanan bongkar muat serta mampu meningkatkan kinerja dan produktivitas bongkar muat”, pungkas Edi.  (ISL).

 

indonesiashippingline.com (ISL News), islnewstv.com, isl news tv, isl news interaktif adalah merk dagang milik dan diterbitkan oleh PT ISL Media Nasional sejak 2012 di Jakarta (@copyright)

Top Desktop version