indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Terminal Teluk Lamong untuk memecah kepadatan arus barang Pelabuhan Tanjung Perak

INDONESIA SHIPPING LINE.COM (Lamongan Surabaya) – SaIah satu terobosan manajemen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III dalam rangka mengurai atau memecah kepadatan arus barang di Pelabuhan Tanjung perak adalah dengan memaksimalkan peran Terminal Teluk Lamong (TTL).

Melalui Terminal Teluk Lamong sebagai anak perusahaan dengan konsep terminal semi-otomatis dan ramah lingkungan juga sebagai upayab menekan biaya logistik pelabuhan di lingkungan kerja Pelabuhan Tanjung Perak.

TTL kini dilengkapi dengan peralatan modern semi-otomatis sehingga menjanjikan keamanan, kecepatan serta ketepatan waktu bagi pengguna jasa. Kapal-kapal internasional bermuatan besar dapat sandar di Terminal Teluk Lamong karena kedalaman dermaganya mencapai -14 meter LWS. Juga telah dilakukan revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya, dengan lebar alur menjadi 150 meter, kedalaman menjadi 13 mLWS pada tahap pertama, sehingga kapal tujuan Indonesia tidak perlu lagi singgah ke Singapura.

Kemampuan bongkar muat Ship to Shore (STS) yang ada di dermaga Terminal Teluk Lamong dapat mengangkat 35 container/ jam dari dan menuju kapal. Automated Stacking Crane (ASC) merupakan alat yang baru dipakai oleh 4 terminal di dunia dan Terminal Teluk Lamong sebagai terminal pertama di Asia yang memakai alat beroperator wanita tersebut.

ASC mampu melakukan penataan container di lapangan penumpukan (CY) secara otomatis dengan pengoperasian melalui ruang kontrol sehingga menjamin keamanan dan ketepatan operasional. 

Setelah diresmikan oleh Presiden RI, Jokowi, pada 22 Mei 2015 lalu tercatat lebih dari 14 pelayaran domestik maupun internasional yang telah melakukan pelayanan dan proses bongkar muat di terminal serba canggih tersebut. Konsumen dapat menikmati efisiensi waktu dan biaya dengan melakukan pelayanan di Terminal Teluk Lamong dan dibuktikan dengan kapal internasional asal Tiongkok, Hongkong, dan Korea yang dapat langsung mengirimkan barang ke Indonesia melalui Terminal Teluk Lamong.

Pengiriman barang dari Tiongkok langsung ke Indonesia melalui Terminal Teluk Lamong dimulai sejak tanggal 30 Juli 2015 dan melakukan pelayanan bongkar muat satu kali seminggu (weekly) menggunakan 8 kapal secara bergantian, CSCL Callao, CSCL Lima, CSCL Manzanillo, CSCL Montevideo, CSCL Santiago, CSCL Panama, CSCL San Jose dan CSCL Sao Paulo. Rute yang dilewati oleh kapal tersebut adalah Lianyugang – Qingdao – Shanghai – Ningbo – Shekou – Jakarta – Surabaya – Semarang – Davao - Shanghai – Yingkou – Tianjin – Dalian dengan jumlah produksi sampai dengan September 2015 kurang lebih sebesar 5,200 TEUs.

Korea mengikuti jejak pelayaran Tiongkok dengan melakukan pengiriman barang langsung menuju Indonesia tanpa melalui Singapura dengan menggunakan MV Larentia dan MV Carpathia yang secara bergantian sandar weekly di Terminal Teluk Lamong (boks). Dua kapal internasional tersebut memuat barang milik 3 pelayaran besar asal Korea yaitu, Heung – A, CK-Line, dan Sinokor dengan rute Pusan – Kwangyang – Shanghai – Shekou – Jakarta – Surabaya – Saigon – Shanghai. Jumlah produksi pelayaran Korea saat ini mencapai kurang lebih 1000 TEUs.

Negara Asia lainnya, Hongkong, mulai melakukan hal yang sama untuk melakukan pengiriman barang dari dan menuju Indonesia tanpa melewati Singapura karena adanya Terminal Teluk Lamong. Wellington Strait, William Strait dan Mell Salomon singgah secara bergantian setiap minggunya dan melakukan pelayanan bongkar muat di terminal semi – otomatis tersebut. Hongkong – Shanghai – Surabaya – Darwin merupakan rute yang dilewati oleh kapal – kapal tersebut.

Komitmen Pelindo III untuk memberikan yang terbaik bagi negeri semakin diperkuat dengan hadirnya Terminal Teluk Lamong. Pengiriman barang yang semakin efisien membuat harga logistic menjadi murah dan terjangkau oleh masyarakat. Bukan hanya itu, peran Pelindo III semakin diperhitungkan dimata dunia dengan masuknya kapal – kapal internasional yang dilayani secara maksimal di Terminal Teluk Lamong.

(ISL /email:This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.).

 

indonesiashippingline.com (ISL News), islnewstv.com, isl news tv, isl news interaktif adalah merk dagang milik dan diterbitkan oleh PT ISL Media Nasional sejak 2012 di Jakarta (@copyright)

Top Desktop version