indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Roadmap BUMN 2016 dibahas di atas KM Pelni Kelud

INDONESIA SHIPPING LINE.COM (JAKARTA)- Baru-baru ini (20/11/2015), Menteri BUMN Rini M.Soemarno bersama 500 CEO Perusahaan Plat Merah (BUMN) melakukan Forum Grup Diskusi berkenaan dengan roadmap BUMN di tahun 2016 bertempat di atas kapal Pelni Kelud.

 

KM Kelud berangkat 09.57 ditandai dengan penekanan tombol sirene pelepasan (keberangkatan kapal) oleh Menteri Rini. Setelah itu, Menteri Rini diajak oleh Dirut PT Pelni untuk mengelilingi Kapal KM Kelud dan “ngobrol santai” dengan para awak media. Di saat obrol santai inilah, Menteri Rini mengaku kalau dirinya belum pernah naik kapal laut. Bahkan, beberapa hari sebelumnya beliau sempat mencari informasi tentang perjalanan yang menggunakan kapal laut.

"Saya belum pernah naik kapal laut. Jadi, saya bawa Antimo (obat anti mabuk)," ujarnya di atas kapal KM Kelud.

Menteri Rini pun mengakui banyak pihak yang tadinya juga ragu untuk menjalankan kegiatan ini, seperti dari jajaran Pejabat Eselon I KementerianBUMN hingga para CEO BUMN. Dari informasi yang diterimanya, call center Pelni disibukkan dengan pertanyaan para protokol CEO BUMN mengenai pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) di atas KM Kelud.

Pukul 11.18 Menteri Rini menuju ruang rapat deck 6 untuk membuka pelaksanaan FGD Roadmap BUMN. Ia tidak hanya membuka Pelaksanaan FGD, tetapi juga memberikan Overview Roadmap kepada para CEO BUMN yang dilanjutkan dengan pelaksanaan Ibadah sholat Jumat di deck 7.

Pukul 14.00 Aloysius Kiik Ro selaku Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN melanjutkan pemaparan roadmap dan mengawal jalannya diskusi serta tanya jawab peserta yang telah dibagi menjadi 16 sektor.

Tak seperti biasanya, pelaksanaan FGD dilakukan di atas KM Kelud bersama Pejabat Eselon I dan II Kementerian BUMN serta seluruh CEO BUMN. Menteri Rini pun mempunyai alasan tersendiri mengenai proses pelaksanaan FGD yang digelar secara tak biasa ini.

"Selama ini kan dilakukan di hotel atau di Kantor Kementerian BUMN, nah sekarang di atas KM Kelud biar enggak ada yang lari ke mana-mana. Ini memang butuh waktu agar mereka (BUMN) lebih erat dan saling mengenal. Alhasil, BUMN bakal menjadi lebih besar dan kuat," ungkap Rini M Soemarno.

 

Karimun Jawa

Sabtu (21/11/2015). Jam menunjukkan pukul 06.59 pagi. Menteri Rini beserta peserta FGD bergerak menuju kepulauan Karimun Jawa menggunakan kapal kecil dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari posisi KM Kelud labuh jangkar. Tiba di tujuan Menteri  Rini dan rombongan disambut Bupati Jepara Ahmad Marzuqi beserta jajaran menyaksikan kesenian tradisional.

Sesekali Menteri Rini melihat-lihat hasil kerajinan dan panganan khas daerah. Pada saat yang sama juga dilaksanakan penyaluran KUR Bank BRI kepada perwakilan warga sekitar. Menteri Rini pun lantas meminta kepada seluruh BUMN untuk bisa berkontribusi pada setiap kegiatan pembangunan di suatu daerah, termasuk di Pulau Karimun Jawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Menteri Rini menyebutkan, salah satu infrastruktur yang penting di Pulau Karimun Jawa adalah sinyal telekomunikasi serta listrik. Maka dari itu, masyarakat Karimun Jawa yang diwakili oleh pemerintah daerah sekitar dapat secara langsung berkoordinasi dengan PT Telkom Indonesia dan PT PLN.

"Ini adalah kesempatan Pemda untuk bisa berkomunikasi dengan BUMN untuk mendukung pengembangan Karimun Jawa," tegas Menteri Rini.

Setelah bercengkerama dengan Bupati Jepara dan memperhatikan para CEO BUMN berbondong-bondong membeli hasil kerajinan batu akik, ukir kayu, serta tongkat kayu, pada pukul 08.33 Menteri Rini beserta rombongan menuju lokasi penangkaran ikan hiu di Pulau Manjangan Besar.

Di pulau tersebut, Menteri Rini bersama Ahmad Marzuqi didampingi beberapa CEO BUMN melakukan pelepasan penyu dan anak ikan hiu serta menuliskan pesan konservasi dan dukungan atas program konservasi Karimun Jawa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan aktivitas menyisir Pulau Manjangan Kecil bersama Direktur Bank BNI Ahmad Baiquni, Direktur Bank BRI Asmawi Syam, dan Direktur Pelni Elfien Goentoro.

Di saat bersamaan beberapa staf dan Direksi BUMN sedang melakukan snorkeling bersama di spot Menjangan Kecil. Di spot ini banyak sekali aneka ikan warna-warni, termasuk ikan nemo. Selain itu, alam bawah lautnya juga tergolong eksotis dengan berbagai terumbu karang yang masih terjaga.

Pukul 10.31 kegiatan wisata bahari Karimun Jawa berakhir. Semua peserta kembali ke kapal KM Kelud untuk melaksanakan agenda selanjutnya tentang pemaparan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengenai peran BUMN dalam mendukung pembangunan kawasan pariwisata Jateng, termasuk pengelolaan aset-aset BUMN yang masuk dalam kategori heritage dan cukup banyak bertebaran dengan berbagai kondisi.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan duo Komitmen KM Kelud oleh seluruh peserta FGD. Pertama, Direksi BUMN berkomitmen siap melaksanakan sinergi untuk membangun negeri. Lantas kedua, penandatanganan Komitmen KM Kelud bagi BUMN yang memiliki rumah sakit untuk membentuk manajemen rumah sakit nan apik.

Diharapkan, pengelolaan rumah sakit BUMN bakal lebih profesional dan membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan cara memperluas dan mempermudah layanan kepada masyarakat.

Selanjutnya pernyataan Komitmen KM Kelud ini akan ditindaklanjuti oleh masing-masing BUMN yang memiliki rumah sakit dengan semangat kesetaraan saling menopang antar-BUMN tersebut.

Pukul 15.07 Menteri Rini, Gubernur Ganjar, dan Bupati Ahmad Marzuqi bersama seluruh peserta menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai simbol telah selesainya pelaksanaan FGD Roadmap BUMN Tahun 2015-2019. (ISL/Humas Kementerian BUMN).

indonesiashippingline.com (ISL News), islnewstv.com, isl news tv, isl news interaktif adalah merk dagang milik dan diterbitkan oleh PT ISL Media Nasional sejak 2012 di Jakarta (@copyright)

Top Desktop version