indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Tingkatkan Produktifitas, IPC Panjang Segera Terminalisasi Pelabuhan

ISL NEWS (Bandar Lampung) – Guna terus meningkatkan produktifitas perusahaan, manajemen IPC/PT Pelindo II (Persero) cabang Panjang Bandar Lampung  (IPC Panjang), segera implementasikan terminalisasi pelabuhan. Menurut General Manager (GM) IPC Panjang Drajat Sulistyo terminalisasi sudah mendesak guna mewujudkan Panjang sebagai Pelabuhan yang memberikan pelayanan jasa domestic dan international.

 “Terminalisasi ini artinya bagaimana pelabuhan bisa mengoperasikan terminal secara de facto dan de jure sesuai standar. Ending-nya nanti adalah peningkatan produktivitas. Kalau produktivitas meningkat, maka kepercayaan luar negeri akan semakin besar. Dengan begitu Pelabuhan Panjang sebagai penyangga Pelabuhan Internasional Tanjung Priok akan segera terwujud,” ujar Gm Drajat Sulistyo, baru-baru ini.

Menurut GM Drajat, terminali­sasi bertujuan untuk menertibkan semua yang beroperasi di pelabuhan, baik tenaga kerja, kendaraan (trucking), dan proses bongkar muat, dimana pada tahap awal, IPC Panjang telah meyiapkan segala fasilitas pendukung, di antaranya gerbang electronik (electronic gate) dan sistemnya.

“Kita tertibkan trucking-nya, harus laik operasi dan administrasi. Semua kendaraan akan dilengkapi stiker, yang dapat stiker ini yang sudah lolos administrasi maupun teknis. Sementara yang belum, kami beri waktu 30 hari ke depan untuk mengurusnya,” tegas GM Drajat.

“Begitu juga dengan tenaga kerja bongkar muat, segera akan dilengkapi pass card.  Begitu kartu dicap, data akan terekam di komputer sehingga pihak-pihak yang tidak berkepentingan tidak bisa masuk. Tujuannya untuk mengantisipasi crowded (kesemrawutan) dan menurunkan tingkat kecelakaan. Tenaga kerja juga wajib pakai APD (alat pelindung diri). Kalau tidak pakai, tidak boleh masuk area pelabuhan,” tambahnya.

Sebelum diluncurkan, sosialisasi terminalisasi telah dilakukan sejak satu bulan lalu (Juni 2019)  dibantu KSOP dan Organda. Proses adaptasi ditenggat waktu hingga satu bulan ke depan. Diharapkan, pada Agustus 2019, terminalisasi dapat diimplementasikan sepenuhnya.

“Hari ini launching sekaligus sosialisasi. Nantinya kami akan lebih proaktif ke instansi. Semoga Agustus (2019) nanti bisa full operation,” ujar GM Drajat. (*Redaksi ISL News).

Copyright@ 2012-2019 Indonesia Shipping Line [ISL.COM/ISL News] All Right Reserverd

Top Desktop version