indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Yukki N.H, Ketum ALFI : Menuju Visi Industri Logistik Tahun 2025, Era Trucking Lintas Negara Termasuk Indonesia

SISTEM LOGISTIK NASIONAL atau dikenal dengan singkatan SISLOGNAS selalu dapat tempat terbaik dalam setiap paket kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah. Kendati demikian bukan berarti arus logistik nasional tak menemui kendala dalam mekanismenya.

Permasalahan yang menyangkut proses perencanaan, implementasi mau pun pergudangan masih kerap terjadi. Oleh karena itu, asosiasi para pelaku usaha di bidang tik dan Forwarder Indonesia (ALFI) selalu menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan konsep mengenai Silognas.

‘’Yang tidak kalah penting, dalam kondisi sekarang ialah mengenai informasi teknologi yang dapat memoitor arus barang dari titik awal hingga titik awal hingga titik akhir bahkan sampai ke costomer,’’ ujar Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI), Yukki Nugrahawan Hanafi  dalam satu kesempatan.

Dijelaskan secara detail mengenai proses logistik mulai dari filisofi dan pengertiannya hingga mekanismenya serta implikasinya pada perekonomian nasional. Hubungan antara barang dengan pasar sangat erat yang menjadi suatu proses akibat, di mana sistem logistik menjadi penghubungnya.

Proses tersebut kemudian harus menimbulkan the flow of good atau pergerakan suatu barang yang baik berdasarkan informasi tektologi. Selanjutnya, transportasi juga menjadi hal yang tak terpisahkan dari alur proses tersebut.”Dalam transportasi terdapat empat moda yakni darat, laut, udara dan kalau di luar negeri penyaluran barang lewat pipa juga termasuk distribusi,’’ terangnya.

Mengingat betapa vitalnya sistem logistik disuatu negara, maka alur ini merupakan bagian dari membangun daya saing suatu bangsa. Karenasemua ini dan bidang pada akhirnya membutuhkan logistik. Daya saing bangsa itu merupakan proses menuju suatu efisiensi yang berdampak pada economy integrated. “ Sehingga kalau kita bicara logistik tidak bisa melibatkan suatu kementrian saja melainkan banyak kementrian,” imbuhnya.

Pria yang juga menjadi chairman ASEAN Federation of Forwarders Associations (AFFA) tersebut mencontohkan fenomena-fenomena yang terjadi saat ini ketika proses logistik tak berjalan dengan baik. Misalnya kelangkaan pada garam, gula, beras, daging sapi dan komoditi-komoditi lainnya.