indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Target IPC tahun 2020, Petikemas Naik 3,13 % atau sebesar 7,89 Juta TEUs dan Laba Bersih Rp. 3,06 Triliun

ISL NEWS (Tanjung Priok Jakarta) – Di tahun 2020 ini, IPC atau PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo II (Persero) memiliki target-target pada kinerja operasional dan keuangan sebagaimana telah susun dalam usulan RKAP (Rencana Kerja Anggaran Pendapatan).

Dari data yang didapat Tim Redaksi ISL News, baru-baru ini disebutkan (Jika usulan target RKAP tersebut disetujui Pemegang Saham-Red), maka dari sisi operasional, arus petikemas tahun 2020 ditetapkan Naik menjadi 7,89 juta TEUs atau meningkat 3,13 % dari taksasi 2019, arus non petikemas naik, menjadi 63,21 Juta Ton atau meningkat 5,81 %, sementara kunjungan kapal diharapkan naik menjadi 220 Juta TGT atau meningkat 2,56 % dan kunjungan jumlah penumpang berada di kisaran 1 Juta orang sebagaimana tahun 2019.

Pada sisi keuangan, pendapatan usaha ditargetkan naik menjadi Rp. 13,12 Triliun, meningkat 10,20 % dibanding taksasi 2019, laba bersih ditetapkan naik menjadi Rp. 3,06 Triliun atau meningkat 16,51 % dan BOPO diharapkan bisa menjadi 68,70 % atau lebih efiisien 2,54 % dibandingkan tahun 2019.

Untuk dapat mencapai target – target yang telah ditetapkan tersebut, menurut manajemen IPC/Pelindo II (saat masih dibawah Nakhoda terdahulu-red) bahwa banyak hal yang harus diperbaiki, mulai dari pertumbuhan, kebersamaan dan sikap untuk melakukan inovasi terus menerus.

Demikian juga penguatan komunikasi, budaya kerjasama kolaborasi antar unit-unit dan fungsi fungsi terkait, sekaligus menghilangkan silo atau sekat-sekat antar unit, cabang, dan anak perusahaan.

Saat dan kedepannya, adanya kolaboratif dan penguatan kerjasama di lingkungan IPC Grup menjadi semakin penting dalam persiapan IPC menuju Holding BUMN Pelabuhan. Holding tersebut memiliki tujuan untuk mewujudkan sinergi pengemgangan rencana strategis dan investasi, unitilisasi aset, pelayanan dan operasional, peningkatan kapasitas dan efisiensi atas dasar skala prioritas dan daya saing.

Harus diperhatikan oleh segenap elemen IPC, bahwa bentuk kongkret dari persiapan  adalah dengan terus - menerus melakukan perbaikan dan peningkatan dalam aspek operasional maupun pelayanan kepada pengguna jasa/customer.

(Tim Redaksi ISL News/email:This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.).

@ PT ISL Media Nasional (ISL NEWS) Sejak Tahun 2012

Top Desktop version