indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Dirut BKI Dampingi Menhub di Sidang IMO ke 31, Catat Sejumlah Hasil Konvensi

ISL NEWS (Jakarta) – Direktur Utama (Dirut) PT BKI / Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), Rudiyanto kembali mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada Sidang International Maritime Organization/IMO ke 31 di London Ingris tanggal 25 November hingga 4 Desember 2019 kemarin.

Dalam kesempatan itu, Dirut BKI Rudiyato mencatat sejumlah hal penting, bahwa IMO Assembly ke 31 digelar di Markas besar IMO di London, Inggris,  dihadiri 1700 peserta dari 167 negara anggota IMO serta beberapa organisasi non pemerintah lainnya.

“Pada pertemuan tersebut, IMO telah mengadopsi beberapa resolusi/peraturan yang akan berpengaruh terhadap kepentingan Indonesia di antaranya adalah terkait Addressing fraudulent registries (Res. A.1142(31)) : IMO mengantisipasi adanya kecurangan dan pelanggaran praktek hukum terkait pendaftaran kapal dengan mengadopsi resolusi atau peraturan untuk menangani pendaftaran kapal palsu,” Ujar Rudiyanto kepada ISL News  di Kantornya Senin 9 Desember kemarin.

Kemudian, lanjut Dirut Rudiyanto, juga dihasilkan IMO Member state audit scheme (Res. A.1139(31)), bahwa untuk membantu meningkatkan sistem pelaporan antar negara anggota, IMO telah mengadopsi resolusi/peraturan mengenai panduan informasi berkomunikasi antar negara anggota IMO. Upaya tersebut merupakan bagian dari hasil analisa hasil audit pertama IMO yang dilakukan pada tahun 2016.

IMO Member state audit scheme dimaksudkan untuk memberikan penilaian yang komprehensif dan obyektif kepada Negara Anggota IMO yang diaudit tentang seberapa efektif negara angggota dalam mengelola dan mengimplementasikan instrumen-instrumen IMO wajib yang dicakup oleh Skema tersebut. Indonesia sendiri, akan menjalani audit IMO (IMO Member state audit scheme) pada tahun 2022 dimana hal ini bertujuan untuk memastikan pemberlakuan aturan IMO di Indonesia telah berjalan dengan baik,” jelas Dirut Rudiyanto..

IMO Assembly kata Rudiyanto, juga menhasilkan Update procedures for Port State Control 2019 (Res. A.1138(31)). “Yakni Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas pemeriksa kapal dalam menangani kapal asing yang masuk ke wilayah ke negaranya, dimana hal ini merupakan upaya dalam mengontrol keselamatan kapal di wilayah negara masing-masing,” tutur Dirut Rudiyanto..

Konvensi IMO ke 31 itu, kata Rudiyanto juga menghasilkan ketentuan survey guidelines under the Harmonized system of survey and certification (HSSC) 2019 (Res. A.1140(31)). “Yakni pedoman bagi negara anggota dalam menjalankan kegiatan survey dan sertifikasi kapal sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh IMO,” ujar Dirut Rudiyanto.

 

Keputusan Penting

Selain itu, lanjut Rudiyanto pada pertemuan Assembly IMO yang ke 31 ini juga telah menghasilkan beberapa keputusan penting lainnya. “Yaitu terpilihnya kembali Mr. Kitack Lim sebagai Secretary – General IMO untuk periode 2020 – 2023 (Res. A.1145(31)),” ujar Dirut Rudiyanto..

Keputusan penting lainnya, kata Rudiyanto, adalah Indonesia juga terpilih kembali dalam 40 anggota Dewan IMO dimana Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan IMO kategori C periode 2020-2021 melalui proses pemilihan pemungutan suara.

“Dan yang penting juga, adanya pemilihan eksternal auditor IMO dimana Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berhasil terpilih untuk pertama kalinya selama periode 2020-2023 dengan menyisihkan Inggris dan Italy (Res. A. 1135(31)),” Tambah Dirut Rudiyanto. (SAIFUL/Red. ISL News). .

@ PT ISL Media Nasional (ISL NEWS) Sejak Tahun 2012

Top Desktop version