indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Mengapa PT PTP Tangani Cargo Curah 1 Juta Ton Per tahun ?

SEPERTI diketahui sejak beberapa tahun belakangan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) mendapat tugas menangani bongkar muat cargo curah yang ada di cabang-cabang IPC/PT Pelindo II (Persero).

 

Mungkin karena PTP spesialis pada Bongkar Muat Curah dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia) atau juga dari sisi peralatan. Setidaknya PTP yang awalnya merupakan penjelmaan dari Pelindo Cabang Tanjung Priok memang dominan menangani cargo curah (cair maupun kering).

Atau ada pertimbangan lain, sehingga PTP difokuskan untuk bisnis Curah ? Untuk menjawab sejumlah pertanyaan seputar PTP itu, Wartawan ISL (Indonesia Shipping Line.com) baru-baru ini melakukan komfirmasi (wawancara) dengan Riry S. Jetta, Direktur PAP (Pengelolaan Anak Perusahaan)  IPC Pusat atau PT  Pelindo II (Persero). Berikut petikan wawancaranya :

ISL : Apa pertimbangan  PT PTP difokuskan pada Bongkar Muat Cargo Curah ?

Dir. PAP : Pertama PTP memamg memiliki banyak pengalaman dalam menangani cargo curah, dimana standar layanannya sudah international sehingga punya daya saing, sehingga hal itu sesuai dengan Visi IPC Pusat yakni menjadi pelabuhan berkelas dunia.

ISL : Sesuai namanya apakah PTP tidak difokuskan di Pelabuhan Priok saja, mengapa PTP harus juga menangani curah di cabang-cabang IPC lainnya ?

Dir. PAP : Dengan pertimbangan pengalaman yang dimiliki PTP, maka di cabang-cabang IPC lainnya perlu standarisasi layanan bongkar muat curah. Nah, hanya dengan PTP semua kegiatan bongkar muat curah bisa distandarisasi. Untuk PTP di Tanjung Priok  sudah tertangani dengan baik, sehingga dengan SDM dan peralatan yang dimiliki PTP bisa melakukan pengembangan bisnis bongkar muat curah ke cabang-cabang IPC lainnya.

ISL :  Apakah seluruh Cabang IPC untuk cargo curahnya akan ditangani PTP ?

Dir. PAP : Tidak Semua, kami memberikan aturan bahwa  yang akan ditangani oleh PT PTP adalah kegiatan curah yang ada di cabang-cabang IPC  dengan volume 1 juta ton per tahun. Jadi kalau masih dibawah  1 Juta Ton per –tahun masih dihandle sendiri oleh cabang tersebut.

  • Tim ISL.Com

@ PT ISL Media Nasional (ISL NEWS) Sejak Tahun 2012

Top Desktop version