indonesiashippingline.com

Switch to desktop Register Login

Pengusaha Depo Kontener, Studi Banding ke Malaysia dan Thailand

INDONESIA SHIPPING LINE.COM/ISL NEWS (Jakarta)- Pelaku usaha depo kontener emty di Indonesia bekerja sama dengan sejumlah shipping line (pelayaran nasional) melakukan studi banding selama 5 hari ke Malaysia dan Thailand.

Studi Banding itu dalam rangka memperoleh gambaran dan data sebagai masukan bagi pengusahaan depo kontener  di Negara Tirai Bambu itu.

Seperti diketahui pengusahaan depo kontener di Indonesia hingga saat ini masih kesulitan untuk bisa connect  dengan system online perusahaan pelayaran nasional maupun dengan perusahaan pelayaran asing melalui agen (perwakilannya) yang ada di Indonesia.

Fenomena ini pada satu sisi menyulitkan bagi pengusaha depo untuk memperlancar hubungan atau kerja sama bisnisnya.

Misalnya saja terkait dengan pembayaran kerusakan (repaire) kontener, yang  selama ini menjadi salah satu domain (bisnis) depo kontener emty khususya di Jakarta.

Dari penelusuran Tim  Wartawan Indonesia Shipping Line(ISL NEWS) di lapangan Realitas di lapangan selama ini sering terjadi ‘salah paham’ terkait besaran kerusakan (repaire), padahal ketika kontener keluar dari terminal operator petikemas , kondisi kontener dalam keadaan baik.

Pada sisi lain, pada sejumlah kasus terjadi tagihan macet dari perusahaan depo kontener kepada perusahaan pelayaran, yang mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit.

Kemudian kasus ‘collapsnya’ Pelayaran Hanjin, berdampak pada macetnya tagihan sewa  depo kontener emty , yang diperkirakan ada sedikitnya 2500 kontener  Hanjin yang sampai saat ini belum bisa ditangani pembayaran atau tagihan sewanya.

Pihak agen pelayaran hanjin yang ada di Indonesia, konon (mengaku) belum ada biaya untuk melunasi tagihan para depo yang selama ini menjadi mitra bisnisnya. (Tim ISL NEWS Jakarta).

@ PT ISL Media Nasional (ISL NEWS) Sejak Tahun 2012

Top Desktop version